29 Maret 2016

Tips Cara Ternak Cucak Ijo Sangkar Gantung Dengan Benar

Cara ternak cucak ijo sangkar gantung dengan benar - Cucak ijo atau cucak hijau termasuk sejenis burung kicau di mana kini banyak digemari para pencinta jenis burung kicauan. Burung cucak ijo mempunyai warna hijau yang elegan dengan suaranya yang sangat khas. Selain itu, burung cucak ijo juga termasuk burung petarung yang semakin menambah garang jenis burung yang satu ini. Wajar rasanya jika banyak pecinta burung kicau yang tertarik dengan tips dan cara budidaya cucak ijo sangkar gantung dengan tepat demi mendapatkan burung yang garang dan sehat tentunya.

ternak cucak ijo sangkar gantung,ukuran kandang ternak cucak ijo,ternak cucak ijo di sangkar gantung,cara ternak cucak ijo di rumah,ukuran kandang penangkaran cucak ijo,ternak cucak ijo banyuwangi,
Baca juga: Tips Cara Ternak Kenari Lokal Bagi Pemula Penting Dilakukan
Untuk Anda para pencinta burung kicau seperti cucak hijau ini, kami akan memberikan ulasan mengenai cara ternak cucak ijo sangkar gantung dengan tepat agar menghasilkan cucak hijau juara. Adapun beberapa tahapan ternak yang tepat untuk cucak hijau ini adalah sebagai berikut:
1. Tahap Seleksi Indukan
Cara budidaya cucak ijo kandang gantung yang pertama yaitu dengan memilih jenis indukan burung berkualitas bagus. Adapun jenis indukan yang memiliki kualitas bagus ini tentunya berdampak positif untuk Anda sebab bisa memperoleh anakan atau keturunan berkualitas. Adapun kriteria pemilihan induk cucak ijo pada cara ternak cucak ijo sangkar gantung ini yaitu indukan kacer jantan yang berusia 2 tahun ke atas, indukan untuk kacer betina yang berusia 1 tahun ke atas, indukan harus lincah, kondisi kesehatan harus bagus, dan rajin berkicau.
2. Tahap Penjodohan
Langkah cara ternak cucak ijo sangkar gantung berikutnya adalah tahap penjodohan induk. Untuk menjodohkan burung cucak hijau, biasanya terdapat kesulitan ketika menjodohkannya. Untuk mengatasinya masukkan indukan dari cucak hijau yang jantan pada sangkar, lalu masukkan indukan betinanya, dekatkan kedua jenis indukan tadi dengan sangkar yang beda, lalu tunggu reaksi dari keduanya apakah terlihat rukun, Anda juga dapat memakai papan atau sekat antara kandang betina dan jantan. Cara mengetahui mereka sudah jodoh apakah belum bisa dengan membuka sekat.
3. Kandang Cucak Hijau
Dalam cara ternak cucak ijo sangkar gantung tentunya kita menggunakan kandang gantung sebagai sarang hariannya. Cucak hijau memerlukan kandang lebih luas agar mereka pun bisa lebih nyaman ketika berkawin ataupun bertelur. Adapun tinggi kandang yang disarankan sekitar 2,5 meter dengan lebar 3 meter, pada kandang disimpan pepohonan rindang contohnya pohon sawo, belimbing atau lainnya, sediakan tempat untuk minum/pakan, keramba, hingga tangkringan.
4. Pemberian Pakan
Cara ternak cucak ijo sangkar gantung selanjutnya yaitu dengan pemberian pakan yang tepat yang memenuhi asupan gizi harian burung dengan seimbang. Adapun kandungan gizi yang diperlukan burung ini ketika reproduksi di antaranya vitamin D3, A, B1, E, B3, B2, B12, B6, K3, dan C dengan tambahan zat esensial contohnya I-Lisin HCl, Ca-D Pantothenate, D-L Methinine dan Folic Acid.
5. Tahap Meloloh Anakan
Ketika anakan burung cucak ijo sudah berusia 5-10, Anda dapat menyapihnya untuk dapat diloloh sendiri. Pastikan pada tahap cara ternak cucak ijo sangkar gantung ini Anda tidak mengambil anakan yang usianya kurang dari 5 hari. 

ternak cucak ijo sangkar gantung,ukuran kandang ternak cucak ijo,ternak cucak ijo di sangkar gantung,cara ternak cucak ijo di rumah,ukuran kandang penangkaran cucak ijo,ternak cucak ijo banyuwangi,
Anda juga bisa memberikan pakan berikut EF pada usia anakan 7-10 hari seperti ketika masa kawin atau setelah perjodohan demi meningkatkan birahi agar dapat bertelur kembali. Indukan burung ketika mabung biasanya tak langsung rontok bulunya, melainkan sedikit-sedikit. Demikian ulasan mengenai cara ternak cucak ijo sangkar gantung dengan tepat!
 
Pets Blogs
Pets blogs Top  blogs blog links
blog links blog search directory Blog search directory